Benarkah Gunung Itu Bergerak ? Seperti Yang Dijelaskan Dalam Al Quran


ISLAMSEJATICOM - Jika kita melihat gunung-gunung mereka seperti diam tak bergerak tetap pada posisinya, tetapi kalau kita teliti lagi ternyata gunung-gunung itu bergerak.

Kita pernah merasakan gempa, mungkin saat gempa itulah gunung-gunung itu bergerak. Gunung bergerak dengan kecepatan yang sangat lama. gunung ternyata bergerak bukan saat gempa saja tetapi gunung bergerak setiap saat. Allah telah berfirman dalam Al Quran tentang bahwa gunung itu bergerak, berikut dalam surat An Naml :

Dan kamu melihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal dia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat  dengan kokoh tiap-tiap sesuatu, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang jamu kerjakan" QS An Naml : 88

Penjelasan
Telah ditegaskan pada ayat itu bahwa gunung-gunung berjalan. Dari dini jelas bahwa gunung-gunung itu berjalan. pada ayat itu dikatakan bahwa gunung itu berjalan sebagai jalannya awan. Maksudnya mungkin gunung bergerak berjalan seperti jalannya awan. Pada kalimat selanjutnya dikatakan "Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu. Mungkin maksudnya Allah menciptakan setiap sesuatu diciptakan dengan kokoh termasuk gunung. Yang kita tahu bahwa gunung-gunung itu diciptakan dengan sangat kokoh. Belum ada manusia yang bisa meruntuhkan gunung bahkan dibom atom pun tidak akan hancur. Wallahu a'lam

Fakta
Gunung bergerak di sebabkan adanya pergerakan kerak bumi. Kerak bumi ini seperti diatas lapisan magma yang lebih rapat dari pada kerak bumi.


Ilmuwan Jerman bernama Alfred Wegener mengemukakan bahwa 500 juta tahun lalu seluruh daratan masih menjadi satu kesatuan yang dinamakan "Pangaea" dan daratan ini sekarang ada di kutub selatan. Sekitar 180 juta tahun lalu, Pangaea terbelah menjadi dua dan masing-masing bergerak ke arah yang berbeda. Dua benua raksasa itu bernama "Gondwana" dan "Laurasia". Gondwana sekarang menjadi benua Afrika, Australia, Antartika dan India. Dan Laurasia sekarang menjadi benua Eropa, Amerika Utara, dan Asia dan juga india tidak ikut.

Pada tahu 1980 yaitu setelah 50 tahun kematiannya Para ilmuwan baru memahami kebenarannya.



Pergerakan kerak Bumi ini ditemukan setelah penelitian geologi yang dilakukan di awal abad ke-20. Para ilmuwan menjelaskan peristiwa ini sebagaimana berikut:

Kerak dan bagian terluar dari magma, dengan ketebalan sekitar 100 km, terbagi atas lapisan-lapisan yang disebut lempengan. Terdapat enam lempengan utama, dan beberapa lempengan kecil. Menurut teori yang disebut lempeng tektonik, lempengan-lempengan ini bergerak pada permukaan bumi, membawa benua dan dasar lautan bersamanya. Pergerakan benua telah diukur dan berkecepatan 1 hingga 5 cm per tahun. Lempengan-lempengan tersebut terus-menerus bergerak, dan menghasilkan perubahan pada geografi bumi secara perlahan. Setiap tahun, misalnya, Samudera Atlantik menjadi sedikit lebih lebar.

Ilmuwan modern juga menggunakan istilah "continental drift" atau "gerakan mengapung dari benua". Disebutkan pada ayat tersebut di katakan bahwa "berjalan sebagai jalannya awan".



Fakta ilmiah ini baru-baru saja ditemukan oleh para ilmuwan tetapi dalam Al Quran telah mengatakan dengan jelas dan tegas fakta ilmiah itu.


Sumber: Islami.co

Subscribe to receive free email updates: